hai. halo.
udah lama gak ngeblog :3 sekarang udah kelas 9 dong ^o^ hehe iya kelas 9, kelas 9 berarti harus ujian, nyari SMA yang bagus. dan itu....haaah astagfirullah! apalgi ini udah deket sama bulan maret, yaallah baru kerasa tau gak kelas 9 nya. selalu belajar belajar dana belajar. Try out dan semacamnya hyaaaa *mendadak gila* -______-
--oke lupain tentang ujian sejenak--
iya, sekarang lagi project bikin ff kkkkk. udah jadi sih teaser(?) nya. apasih namanya itu, pokok - pokok dari ff nya itu jadi._. ntar tinggal dikembangin aja. tpi ntah lah selesai cepet atau engga. soalnya kan udah mau ujian.....nyambung ke ujian lagi kan =.=
kenapa harus ada ujian...
!-end>!-local>
Blonde Yeye ♡
Yeye's Selca of This Week
omaigaah ;A;
♡ Namja of The Month
개정팔
Ryu Jun Yeol
The Owner
- symla
- Bismillah, Environmental Engineering for the future. and yes, I'm still live in 'Sapphire Blue Ocean'. Masih di dalam dunia kelam bernama KPOP. Masih terikat dengan makhluk bernama YESUNG. write what i want write. write what i think.
Someday
- Pergi Ke Seoul
- Bisa lancar Bahasa Inggris ㅋㅋ, Korea, Mandarin, Jepang
- Liburan ke Eropa
- Naik Haji -amin-
- Nonton SHINee World Concert
- Nonton Super Show dengan member yang lengkap :"
My Korean name is Lee Ha Neul.
Take Korean Name Generator today!
Created with Rum and Monkey's Name Generator Generator.
Design by -SyamilaHa-. Diberdayakan oleh Blogger.
30 Januari 2012
“Komentar Seorang Psikolog tentang Kpopers”
ORANG YANG MENYUKAI ARTIS KOREA DI
MATA PSIKOLOG
“Komentar Seorang Psikolog tentang
Kpopers”
Seorang psikolog mengatakan: “Jangan
meremehkan anak-anak yang mengejar selebriti Korea,
hati mereka lebih murni daripada
orang lain, mereka mencintai dengan tulus, mereka akan melakukan yang terbaik
untuk mengatasi rintangan yang sulit, hambatan bahasa dan budaya.
Mereka melambangkan perdamaian,
mereka tidak mendiskriminasi
berdasarkan ras, mereka berteman dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan
yang sama dari berbagai negara,
mereka lebih bergairah dan hangat
dibandingkan dengan orang lain.
Mereka tidak mengkhianati orang yang
mereka sukai dengan mudah,
mereka gigih dan tidak mudah
menyerah.
Mereka lebih kuat daripada orang
lain di dalam,
karena ketika mereka mencintai
bintang-bintang Korea, mereka mengalami sesuatu yang tidak pernah dialami
selama hidupnya.
Mereka semua anak-anak yang
sensitif, mudah tersentuh, dan mudah menangis untuk waktu yang lama karena satu
insiden
Melalui investigasi, sebagian besar dari
mereka memahami makna bersyukur.
Cara berpikir mereka berbeda dari
orang lain,
mereka tidak mudah terbawa oleh
cinta,
mereka tidak pernah berpikir untuk
melakukan hal-hal buruk,
dan kriteria mereka saat mencari
pasangan sangat tinggi, selain penampilan, kepribadian lebih penting, jadi
tingkat perkawinan tidaklah tinggi, begitu juga dengan tingkat perceraian.
Memori mereka sangat baik
mereka dapat dengan mudah mengingat
lirik korea yang tidak mereka mengerti,
dan kemampuan koordinasi mereka juga
sangat kuat.
Kebanyakan dari mereka adalah
anak-anak ceria.
bukan tipe yang mengurung diri
sendiri.
Ketekadan mereka juga sangat kuat,
mereka mampu bertahan dan melakukan berbagai upaya untuk membeli sesuatu yang
berhubungan dengan selebriti yang mereka sukai.
Singkatnya, cara berpikir anak-anak ini sangat berbeda dari
orang lain, dan pikiran mereka tidak mudah untuk dipahami. Umumnya, hanya
mereka yang memiliki ketertarikan yang sama yang mampu memasuki dunia mereka.”
Source :
ltaechodingpetalevil
Cr :
Fanbased of leader leeteuk + Onew
Categories
KPop
15 Mei 2011
dulu ... dan sekarang
dulu,
kita tertawa bersama.
dulu,
kita selalu habiskan waktu untuk bersama.
dulu,
kita saling perduli 1 sama lain...
tapi sekarang?
semuanya hilang seakan ditelan bumi
tidak ada lagi senyum manismu yang selalu menyapaku di setiap pagi
tidak ada lagi lagi kata-katamu yang menghiburku disaat ku sedih
tidak ada lagi candamu yang bisa membuatku tertawa sejenak...
kamu pergi begitu saja,
kamu pergi meninggalkan aku sendiri.
dengan mudahnya kamu pergi,
dan dengan mudahnya kamu melupakan semua kenangan kita,
dan melupakan AKU...
kamu tahu?
disini aku sendiri.
aku letih menyuruh otakku untuk melupakan kenangan manis tentang kita.
letih menyuruhnya untuk melupakan KAMU
tapi,
memori itu diam-diam mengendap-endap masuk lagi ke dalam otakku..
kadang aku bingung,
aku bingung... harus memakai cara apa lagi untuk membuang memori itu dari otakku
cara mengusirnya..
mengusirnya jauh-jauh, supaya dia tidak mengendap-endap masuk ke otakku lagi...
aku tahu, kamu sudah bahagia dengan dia
mungkin dia lebih baik dari aku,
tapi asalkan kamu tau..
CINTA ku ke kamu LEBIH daripada dia.
kita tertawa bersama.
dulu,
kita selalu habiskan waktu untuk bersama.
dulu,
kita saling perduli 1 sama lain...
tapi sekarang?
semuanya hilang seakan ditelan bumi
tidak ada lagi senyum manismu yang selalu menyapaku di setiap pagi
tidak ada lagi lagi kata-katamu yang menghiburku disaat ku sedih
tidak ada lagi candamu yang bisa membuatku tertawa sejenak...
kamu pergi begitu saja,
kamu pergi meninggalkan aku sendiri.
dengan mudahnya kamu pergi,
dan dengan mudahnya kamu melupakan semua kenangan kita,
dan melupakan AKU...
kamu tahu?
disini aku sendiri.
aku letih menyuruh otakku untuk melupakan kenangan manis tentang kita.
letih menyuruhnya untuk melupakan KAMU
tapi,
memori itu diam-diam mengendap-endap masuk lagi ke dalam otakku..
kadang aku bingung,
aku bingung... harus memakai cara apa lagi untuk membuang memori itu dari otakku
cara mengusirnya..
mengusirnya jauh-jauh, supaya dia tidak mengendap-endap masuk ke otakku lagi...
aku tahu, kamu sudah bahagia dengan dia
mungkin dia lebih baik dari aku,
tapi asalkan kamu tau..
CINTA ku ke kamu LEBIH daripada dia.
wassalam,
syamilaHA
12052011, 21:21
10 Mei 2011
maafmu it,u tulus?
Sebutkan pada saya, siapa orang yang tidak memiliki kesalahan? Saya, anda dan kita pasti punya kesalahan. Hanya sekedar perkataan atau perbuatan kecil yang menghasilkan sakit yang bisa saja dipendam oleh seseorang yang tersakiti. Tersakiti karena mungkin saja sakit itu disebabkan tanpa kesengajaan. Disakiti karena sakit itu memang sengaja dilakukan dengan tujuan atau maksud tertentu.
Membenci. Siapa orang yang tidak pernah merasakan perasaan benci? Benci yang berkepanjangan atau hanya benci dalam jangka waktu yang singkat. Kadang, membenci pun juga ada sebabnya, karena orang yang dibenci memang tidak terlalu menyenangkan atau karena hidup orang yang dibenci lebih baik, tapi kalau benci yang ini lebih mendekati ke arah sirik.
Dan, minta maaf. Mengucapkan kata maaf memang tidak terlalu mudah. Mengakui kesalahan itu dalam hati lalu mengeluarkan pengakuan itu melalui perkataan. Dan yang lebih sulit lagi adalah perbuatan setelah mengucapkan maaf tadi. Setelah mengucapkan maaf itu, apakah perasaan seseorang yang telah meminta maaf akan benar-benar merasa damai atau tetap menyimpan rasa tidak ikhlas dalam minta maafnya?
Perlukah seseorang meminta maaf jika masih sering membicarakan orang yang "dulu" telah mendengar permintaan maafnya? Perlukah seseorang yang telah meminta maaf masih tetap bersikap sama seperti saat dia belum meminta maaf? Jadi, apakah gunanya dari meminta maaf jika tidak membaikan si peminta maaf?
Manusia tidak ada yang sempurna, manusia pasti punya kesalahan, makanya itu ada kata "MAAF" dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia agar kesalahan yang membuat seseorang terlihat rendah akan kembali menormalkan posisinya dimata orang lain.
Meminta maaf jika tanpa ketulusan dan keikhlasan sama saja dengan membohongi diri
sendiri dan oranglain.
tke from: blog kak DWITASARI
Categories
:')
Quotes of the day
KAMU sebenarnya tak pernah kecewa sama siapapun,kamu hanya kecewa pada harapan yang kamu bangun sendiri terhadap orang itu— Dedy Susanto
Categories
quotes
"Kapasitasku memang hanya seorang teman, tapi perasaanku padamu lebih dari sekedar teman." - Dwitasari
perpisahan .....
"Aku masih merasakan udara yang sama. Masih berdiam ditempat yang sama. Tapi yang kurasakan tak lagi sama, kesunyiaan ini bernama tanpamu."
Sebenarnya, aku tidak pernah ingin semuanya berakhir. Saat semua terancang dengan hebat dan sempurna, saat perhatian-perhatian kecil itu menjelma menjadi candu rindu yang menancapkan getar-getar bahagia. Tapi, bukankah prediksi manusia selalu terbatas? Aku tidak bisa terus menahan dan mengubah sesuatu yang mungkin memang harus terjadi. Perpisahan itu harus terjadi untuk pertemuan awal yang pasti akan memunculkan perasaan bahagia itu lagi.
Tidak dipungkiri dan aku tak harus menyangkal diri, bahwa selama rentan waktu tanpamu, aku merasa ada sesuatu yang hilang. Ketika pagi, kamu menyapaku dengan lembutnya. Saat siang, kamu sekedar mengingatkan untuk tidak terlambat makan. Saat sore, kamu menyapaku lagi, bercerita tentang hari-harimu, lelahmu dan bahagiamu pada hari itu. Saat malam, kamu menjerat pikiranku untuk berfokus pada suaramu yang mengalun lembut melewati lempengan-lempengan dingin handphoneku. Dan aku rindu, rindu semua hal yang bisa kita lalui hingga terasa waktu terlalu cepat berlalu saat kita melaluinya bersama.
Dan, akhirnya perpisahan itu tiba. Sesuatu yang selalu kita benci kedatangannya tapi harus selalu kita lewati tanpa kita tahu kapan itu akan terjadi. Dengan segala ketidaksiapan yang menggerogotiku, aku tetap harus melepaskanmu. Kau temukan jalanmu, aku temukan jalanku. Kita bahagia dalam jalan kita masing-masing. Kamu berpegang pada prinsipmu, aku berpegang pada perasaanku. Kita berbeda dan memang tak harus berjalan beriringan.
Semua berjalan dengan cepat. Sapa manjamu, tawa renyahmu, cerita lugumu, dan segala hal yang membuat otakku penuh karenamu. Dan, aku harus membuang dan menghapus itu semua dari memori otakku agar kamu tak lagi mengendap-endap masuk ke dalam hatiku, lalu membuat kenangan itu menjadi nyata dan kembali menjadi realita. Mari mengikhlaskan, setelah ini akan ada pertemuan yang lebih menggetarkan hatimu dan hatiku, akan ada seseorang yang masuk ke dalam hidupmu dan hidupku, dia akan menjadi alasan terbesar saat doa terucap lalu aku dan kamu menyisipkan namanya. Selamat menemukan jalanmu.
Percayalah, bahwa perpisahan ini untuk membaikan hidupmu dan hidupku, bahwa setelah perpisahan ini akan ada rasa bahagia bertubi-tubi yang mengecupmu dengan seringnya. Percayalah bahwa pertemuan kita tidak sia-sia. Aku banyak belajar darimu dan aku berharap kau juga mengambil pelajaran dari pertemuan singkat ini. Semua butuh proses dan waktu saat kamu harus kehilangan sesuatu yang terbiasa kau rasakan. Baik-baik ya :)
tke it from blog kak DWITASARI :)
Categories
:')
Langganan:
Postingan (Atom)